Pengurus PW PERSIS Kepri Dilantik, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah

No. 333/PR/VI/2026 Jumat, 26 Juni 2026 258 Tayangan
Pengurus PW PERSIS Kepri Dilantik, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah

DISKOMINFO KEPRI – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, bersama Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura menghadiri Pelantikan Pengurus Pimpinan Wilayah Persatuan Islam (PW PERSIS) Provinsi Kepulauan Riau periode 2026–2031 di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Jumat (26/6).

Pelantikan yang mengusung tema "Dakwah Bersatu, Umat Sejahtera, Indonesia Maju" itu menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan Islam dalam membangun kualitas sumber daya manusia serta memperkuat kehidupan keagamaan di Kepulauan Riau.

Turut hadir Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia sekaligus Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat PERSIS, Atip Latipulhayat. Pada kesempatan tersebut, Ansar Ahmad dan Nyanyang Haris Pratamura juga dikukuhkan sebagai Dewan Penasehat PW PERSIS Kepri, sementara Muhammad Zaini resmi dilantik sebagai Ketua PW PERSIS Kepri periode 2026–2031.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik sekaligus mengajak PERSIS menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

"Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, saya mengucapkan selamat dan tahniah kepada Ketua beserta seluruh jajaran Pengurus PW PERSIS Provinsi Kepulauan Riau yang baru saja dilantik. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan dedikasi tinggi demi kemaslahatan umat dan kemajuan daerah," ujar Ansar.

Menurut Ansar, pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Peran organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan seperti PERSIS sangat penting dalam menguatkan dakwah yang menyejukkan, meningkatkan kualitas pendidikan, serta membantu menyelesaikan persoalan sosial di tengah masyarakat.

"Sejarah telah mencatat bahwa PERSIS konsisten bergerak di bidang dakwah, pendidikan, dan sosial untuk memurnikan ajaran Islam yang bersumber pada Al-Qur'an dan As-Sunnah, sekaligus mencetak kader-kader bangsa yang berakhlak mulia. Karena itu, jadilah mitra strategis pemerintah dalam mengawal pendidikan dan pembangunan daerah," katanya.

Ansar juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat atas dukungan besar terhadap pembangunan sektor pendidikan di Kepulauan Riau. Ia mengungkapkan, pada 2025 Kepri memperoleh bantuan revitalisasi untuk 107 sekolah dengan total anggaran sekitar Rp100 miliar serta bantuan 1.933 papan digital interaktif bagi satuan pendidikan.

Sementara pada 2026, Pemprov Kepri kembali mengusulkan revitalisasi terhadap 217 sekolah dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp200 miliar. Hingga saat ini, bantuan yang telah tersalurkan mencapai Rp40 miliar. Selain itu, Kepri masih membutuhkan sekitar 5.799 papan digital interaktif untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran berbasis teknologi di sekolah-sekolah.

"Tahun lalu kita juga memperoleh bantuan pembangunan dua unit sekolah baru di Batam dan Karimun. Tahun ini kembali mendapat bantuan dua unit sekolah baru dengan nilai masing-masing sekitar Rp8 miliar. Ini menjadi bukti nyata perhatian Pemerintah Pusat terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kepulauan Riau," jelas Ansar.

Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Atip Latipulhayat memberikan apresiasi terhadap upaya Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam membangun sektor pendidikan meski menghadapi tantangan geografis sebagai daerah kepulauan.

"Tidak mudah menyelenggarakan pendidikan dengan kondisi geografis Kepulauan Riau. Ini merupakan prestasi yang patut diapresiasi," ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah melalui program prioritas Presiden terus meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan nasional. Tahun ini ditargetkan revitalisasi sekitar 60 ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Selain itu, distribusi papan digital interaktif akan terus ditingkatkan secara bertahap hingga nantinya setiap ruang kelas memiliki perangkat tersebut.

Atip juga menegaskan bahwa PERSIS merupakan salah satu dari tiga organisasi Islam arus utama di Indonesia bersama NU dan Muhammadiyah. Berdiri sejak 1923, jauh sebelum Indonesia merdeka, PERSIS memiliki sejarah panjang dalam pengembangan pemikiran Islam, pendidikan, dan dakwah yang berkontribusi bagi bangsa.

Pelantikan PW PERSIS Kepri diharapkan menjadi awal penguatan kolaborasi antara pemerintah dan organisasi keagamaan dalam mewujudkan masyarakat Kepulauan Riau yang religius, maju, dan sejahtera melalui dakwah yang menyejukkan, pendidikan yang berkualitas, serta kepedulian sosial yang semakin kuat. (ron)

Galeri Foto Rilis

Pengurus PW PERSIS Kepri Dilantik, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Pengurus PW PERSIS Kepri Dilantik, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Pengurus PW PERSIS Kepri Dilantik, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Pengurus PW PERSIS Kepri Dilantik, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Pengurus PW PERSIS Kepri Dilantik, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Pengurus PW PERSIS Kepri Dilantik, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Pengurus PW PERSIS Kepri Dilantik, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Pengurus PW PERSIS Kepri Dilantik, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Pengurus PW PERSIS Kepri Dilantik, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Pengurus PW PERSIS Kepri Dilantik, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah

Bagikan Siaran Pers

Pratinjau Gambar

Pratinjau Gambar

Layanan

Lihat Semua Layanan