Gubernur Ansar Promosikan Pariwisata Kepri di Hadapan Himpunan Pramuwisata Indonesia

07 Oktober 2026, 20:19 66 Tayangan
Gubernur Ansar Promosikan Pariwisata Kepri di Hadapan Himpunan Pramuwisata Indonesia

Gubernur Kepri Ansar Ahmad berbicara di hadapan Ketua dan pengurus Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) dari seluruh provinsi di Indonesia. Pertemuan berlangsung di Kedai Makan Nonafa, Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Rabu (7/10/2026). (Putra/DISKOMINFO KEPRI)

DISKOMINFO KEPRI - Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersilaturahmi dengan para Ketua dan pengurus Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) dari seluruh provinsi di Indonesia. Pertemuan berlangsung di Kedai Makan Nonafa, Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Rabu (7/10/2026).

Gubernur Ansar menyambut hangat kehadiran para pengurus HPI ke Kepri. Ia menyampaikan rasa bahagia dan syukur karena dapat bertemu dengan para penggerak pariwisata dari berbagai daerah. Ia juga menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada para pengurus HPI yang baru dilantik.

Dalam kesempatan itu, Ansar memperkenalkan Kepri sebagai provinsi kepulauan dengan karakter geografis yang unik. Kepri memiliki 2.408 pulau, dengan 292 pulau berpenghuni.

Dari jumlah tersebut, 22 pulau merupakan pulau terdepan yang berbatasan dengan negara tetangga. Sekitar 98 persen wilayah Kepri merupakan perairan dan hanya 2 persen berupa daratan.

"Kondisi tersebut menjadi kekuatan sekaligus tantangan dalam mengembangkan pariwisata Kepri," jelas Ansar.

Lanjut Ansar mengatakan, bahwa Kepri juga memiliki posisi strategis secara geopolitik dan geoekonomi. Wilayah ini berada di jalur Selat Malaka yang menjadi salah satu jalur perdagangan dunia.

Dari sisi ekonomi, Kepri memiliki lima Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Kepri juga memiliki kawasan Free Trade Zone (FTZ) di Batam, Bintan dan Karimun.

Ansar menyampaikan sejumlah indikator ekonomi Kepri menunjukkan kinerja positif. Pertumbuhan ekonomi mencapai 9,9 persen dan menjadi yang tertinggi ketiga secara nasional.

Tingkat kemiskinan Kepri berada di angka 4,3 persen. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri menjadi yang terbaik ketiga secara nasional.

Di sektor pariwisata, Ansar menekankan pentingnya konektivitas antar-destinasi. Hal ini diperlukan agar wisatawan dapat dengan mudah berpindah dari satu daerah tujuan wisata ke daerah lainnya.

“Kita perlu membangun jembatan konektivitas, baik transportasi maupun kemudahan izin dan fasilitas visa,” ujarnya.

Menurutnya, kemudahan tersebut akan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi wisatawan mancanegara.

Ansar juga mengajak seluruh pemangku kepentingan pariwisata seperti HPI untuk memperkuat kolaborasi.

"Karena pertukaran pengalaman dan gagasan sangat penting untuk mendorong kemajuan pariwisata di Indonesia khususnya di Kepulauan Riau," ungkapnya.

Sementara itu Ketua Umum HPI Rivalindo Tobing menyampaikan apresiasi atas penyambutan yang diberikan oleh Pemerintah Kepulauan Riau yang dinilainya sangat terbuka dan rendah hati dalam menyambut para pengurus HPI.

"Kami sangat bersyukur dan terimakasih kepada Bapak Gubernur dan Bapak Kadis Pariwisata atas sambutan yang baik telah kami terima atas kunjungan kami di Kepri. Semoga kita bisa bertemu lagi di event berikutnya di Kepri," ujarnya.

Rivalindo juga mengaku terkesan dengan suasana dan sejarah Pulau Penyengat. Ia berharap HPI terus mendapat kesempatan untuk mengenal berbagai wilayah Indonesia. Menurutnya, setiap daerah memiliki kekayaan dan pengalaman yang berbeda.

“Pada hari ini kami datang melihat sejarah. Kami melihat sejarah bahwa Indonesia ini begitu luar biasa,” jelasnya. (Ky)

Bagikan Halaman

Pratinjau Gambar

Pratinjau Gambar

Layanan

Lihat Semua Layanan