TANJUNGPINANG - Sebanyak 106 Atlet berprestasi dan pelatih di Provinsi Kepri akhirnya menerima Bonus dari pemerintah Provinsi Kepri di Gedung Daerah Tanjungpinang ,Selasa (17/12) malam kemarin.
Yangmana, 106 tersebut terdiri dari 76 atlet dan 38 pelatih. Dengan rincian medali yang diraih, 13 emas, 13 perak, dan 25 perunggu.
Dalam hal, Isdianto, Plt Gubernur Provinsi Kepri mengatakan bahwa pemberian bonus ini merupakan apresiasi yang diberikan pemerintah Provinsi Kepri kepada para atlet-atlet dan pelatih yang telah mengharumkan nama Provinsi Kepri pada bidang olahraga.
"Semoga bonus ini mampu mendorong para atlet dan pelatih lebih baik lagi," tegas Plt Gubernur.
Plt Gubernur juga mengatakan Meskipun nominal yang diterima tak sebanding dengan prestasi yang diraih, namun semoga kepedulian pemerintah ini mampu membuat atlet dan pelatih lebih baik lagi.
Sementara itu,Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga Provinsi Kepri Mafrizon mengatakan pemberian bonus ini sebagai salah satu bentuk komitmen pemerintah Provinsi Kepri dalam meningkatkan semagat para atlet Kepri.
"Untuk nominal yang diterima masing-masing atlet jelasnya, juga berbeda-beda, tergantung raihan medali dan tingkat kompetisi yang diraih. Mulai dari tingkat regional, sebesar Rp 3 juta peraih emas, Rp 2,5 juta perak, dan Rp 1,5 juta perunggu," ungkap Mafrizon.
Serta Untuk tingkat internasional hingga nasional mulai dari Rp 6 juta untuk emas, hingga Rp 2 juta untuk peraih perunggu
"Total bonus yang dibagikan tersebut sebesar Rp 300 juta dan bersumber dari APBD Kepri. serta Kami juga memberikan penghargaan untuk para pelatih, diberikan 50 persen dari yang diterima para atlet atau anak asuhannya," ujar Mafrizon
Mafrizon mengatakan hingga kini banyak atlet di Kepri yang meraih prestasi. Bahkan, ada beberapa yang mewakili Indonesia di kancah internasional.
"Yakni, dua pemain sepak bola besutan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Kepri yang mewakili Indonesia di Asian School Games dan Timnas U-18.Serta Pemprov Kepri juga memiliki atlet menembak dan biliard yang luar bisa, dimana atlet itu mewakili Indonesia pada Sea Games di Filipina," tegas Mafrizon lagi.