Bawaslu Anambas: Budaya Melayu Lahirkan Pilkada Damai

03 November 2020, 08:12 5,936 Tayangan
Bawaslu Anambas: Budaya Melayu Lahirkan Pilkada Damai

Tarempak, Kabupaten Kepulauan Anambas. Nelayan di Kabupaten in mengharapkan pilkada tahun 2020 melahirkan bupati dan wakil bupati yang jujur dan adil.

Tarempa, Badan Pengawas Pemilu Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau berpendapat budaya melayu mampu melahirkan pilkada damai.

Anggota Bawaslu Anambas Liber Simaremare, di Pulau Tarempa, Senin (02/11), mengatakan, budaya melayu masih melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat yang tinggal di daerah yang berbatasan dengan Vietnam, Thailand dan Malaysia tersebut.

Budaya melayu itu santun, ramah dan terbuka. Karena itu, masyarakat Anambas terdiri dari berbagai suku, yang hidup berdampingan.

"Potensi konflik horizontal dalam pilkada tidak ada. Anambas merupakan wilayah yang aman," katanya.

Hal senada dikatakan Ketua KPU Anambas Jufri Budi. Ia menambahkan 
politik orang melayu sangat mendukung penyelenggaraan pilkada berjalan lancar. Politik melayu yang santun melahirkan pilkada yang baik.

"Kami sangat terbantu. Karena masyarakat mengutamakan kepentingan publik," ucapnya.

Budi menjelaskan politik kekerabatan juga kental dalam setiap pesta demokrasi. Dalam positifnya seluruh persoalan dapat di selesaikan ketikan sudah duduk bersama.

"Dalam satu kedai kopi dapat ditemukan tim sukses dari tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati duduk bersama. Ini jarang ditemukan di daerah lain," tuturnya.

Ia menambahkan para tim sukses pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Anambas, Abdul Haris-Wan Zulhendra, Yusrizal-Fatahurrahman dan Fachrizal-Johari saling menghargai, meski beda pilihan.

"Beda pilihan tetapi tetap menyatu," katanya.

Bagikan Halaman

Pratinjau Gambar

Pratinjau Gambar

Layanan

Lihat Semua Layanan