Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau menyatakan empat wisatawan asal Provinsi Wuhan, China, yang sempat menjalani karantina kesehatan tidak terinfeksi virus corona.
Kepala Dinkes Kepri Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Senin, mengatakan, keempat wisatawan yang berlibur ke Lagoi, Bintan terindikasi terinfeksi corona berdasarkan pemeriksaan suhu tubuhnya. Namun setelah diperiksa secara intensif, keempat wisatawan itu hanya mengalami demam biasa.
"Mereka tidak sesak nafas, dan tidak ada ciri lainnya yang mengarah pada corona," ucapnya.
Tjetjep menyatakan sampai saat ini Kepri masih aman dari virus corona. Meski demikian, pemerintah tetap waspada agar virus itu tidak menyebar di Kepri.
Kewaspadaan dilakukan dengan meningkatkan sistem pelayanan kesehatan di puskesmas maupun rumah, penyediaan ruang isolasi terhadap penderita, dan peningkatan pengawasan di pintu keluar masuk Kepri.
"Seluruh rumah sakit di Kepri memiliki ruang isolasi," katanya.
Di pelabuhan dan bandara di Kepri, petugas kesehatan juga memeriksa suhu badan seluruh penumpang. Penumpang yang terindikasi terserang virus corona akan diperiksa lebih intensif.
"Pengawasan kesehatan penumpang di bandara dan pelabuhan diperketat untuk mencegah virus corona menyebar," tuturnya.
Tjetjep mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan, salah satunya membersihkan tangan dengan sabun sebelum menyentuh makanan.
"Antisipasi yang paling baik, cuci tangan sebelum makan," tuturnya. (Asiik 1)