Hingga Akhir Januari 2020, DBD Kepri Sudah Mencapai 80 Kasus

01 Februari 2020, 10:46 1,661 Tayangan
Hingga Akhir Januari 2020, DBD Kepri Sudah Mencapai 80 Kasus

Tenaga medis di RSUD Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang bertindak sebagai pasien dalam sebuah simulasi penangan virus NCoV-2019, Jumat (31/1/2020). Data dimiliki Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, di tahun 2020 ini (hingga akhir Januari 2020) penderita Demam Be

TANJUNGPINANG-DISKOMINFO- Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Kesehatan Provinsi Kepri mengatakan bahwa di tahun 2020 ini dari awal hingga menjelang akhir Januari ini kasus penderita Demam Berdarah Dangue DBD di Provinsi Kepri telah mencapai 80 kasus.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Tjetjep Yudayana di Tanjungpinang, Jum'at (31/1).

"Sampai saat ini dari awal Januari 2020, jumlah kasus pasien penderita DBD di Provinsi Kepri telahpun mencapai 80 kasus," tegas Tjetjep.

Dikatakan Tjetjep, jumlah tersebut dapat dikatakan sangat besar. Dan lanjut Tjetjep, daerah yang paling banyak penderita DBD adalah di daerah perkotaan seperti kota Tanjungpinang dan Batam.

"Masih yang terbanyak di Tanjungpinang dan Batam yakni di daerah perkotaan, namun Alhamdulillah, keseluruhan pasien hingga saat ini sudah mendapatkan pengobatan yang baik dan berangsur pulih," ungkap Tjetjep.

Untuk itu, Tjetjep mengingatkan kepada masyarakat Kepri untuk dapat terus melakukan gaya hidup sehat dan senantiasa menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya.

"Apalagi mengingat peralihan cuaca yang terjadi saat ini sehingga rentan menjadi waktu perkembanganbiakan nyamuk Aedes Aegypti penyebab demam berdarah," jelas Tjetjep.

Editor: Sepriyan

Bagikan Halaman

Pratinjau Gambar

Pratinjau Gambar

Layanan

Lihat Semua Layanan