TANJUNGPINANG - Pemerintah Provinsi Kepri mengatakan akan mengajukan penambahan kuota BBM bersubsidi untuk kebutuhan di tahun 2020 mendatang ke BPH Migas.
Pengajuan penambahan ini dilakukan agar stok ketersediaan BBM bersubsidi untuk keperluan transportasi selama tahun 2020 dapat tercukupi.
Hal ini disampaikan Isdianto Plt Gubernur Provinsi Kepri di Tanjungpinang, Rabu (18/12).
"Dari sekarang kita lihat benar-benar kebutuhan BBM bersubsidi di tahun 2020, jangan sampai terjadi persoalan habisnya kuota BBM seperti kemarin," ungkap Plt Gubernur.
Plt Gubernur juga mengatakan , penambahan kuota BBM ini dilakukan juga guna untuk antisipasi saat libur dan mudik tiba baik itu lebaran maupun Natal dan tahun Baru.
"Jika stok ada, maka tidak akan lagi terjadi permasalahan kapal tidak jalan atau apa, apalagi saat masyarakat membutuhkannya," tegas Plt Gubernur.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah mengatakan akan berkoordinasi dulu dengan dinas ESDM dan Dishub melihat kondisi dan kebutuhan stok BBM bersubsidi selama tahun 2020.
"Sehingga dengan adanya perkiraan dan ketersedian BBM dapat meningkatkan kelancaran transportasi apalagi pada waktu hari besar dan puncak mudik masyarakat," ungkap Sekda.
Sekda memastikan nantinya pihaknya khususnya Plt Gubernur Provinsi Kepri akan menyurati BPH migas untuk meminta penambahan kuota BBM Bersubsidi di Provinsi Kepri.
"Harus kita persiapkan dari sekarang, sehingg di saat-saat puncak mudik masyarakat dapat terlayani dengan transportasi yang ada," ungkap Sekda.