Jaga Dugong, Penyeimbang Ekosistem Laut

22 Desember 2019, 10:03 3,417 Tayangan
Jaga Dugong, Penyeimbang Ekosistem Laut

Rangka dugong alias duyung

BINTAN - Meskipun belum punah, dugong atau biasa disebut duyung, kini tak banyak lagi ditemukan di sekitaran Pulau Bintan. Perluasan padang lamun penting untuk konservasi dugong. Pasalnya jika dugong punah, dapat merusak ekosistem laut di sekitaran Pulau Bintan.

“Desa kami salah satu habitat dari dugong, di Desa Pengudang. Juga di pesisir Malang Rapat, Teluk Bakau, Berakit, itu kan tempat dicanangkan konservasi padang lamun. Karena disitu kalau di Bintan masih banyak dijumpai tempat makanan dugong,” ujar Iwan, warga Desa Pengudang, Jumat (20/12).

Meskipun jarang lagi terlihat, namun masih sering tampak jejak-jejak dugong. Pasalnya jika makan, dugong akan merayap di pasir di padang lamun. Jejak dugong sering tampak di sekitaran Dompak, Kampung Bugis dan berpindah hingga ke Lagoi.

Sebenarnya dugong dapat hidup hingga berusia puluhan tahun. Namun tubuhnya yang besar dan gerakannya yang lamban, membuat dugong kini menjadi langka. Ia mudah dimangsa predator, termasuk terjerat jarring nelayan.

“Beberapa waktu lalu ada ditemukan anak yang tersangkut di jaring nelayan, kita lepaskan lagi. Biasanya sekali lahir satu atau dua ekor. Makanya kita kalau di desa-desa, ditekankan bagaimana kita menjaga habitat dan ekosistem mereka. Padang lamun tetap terjaga dengan baik,” tambah Iwan.

Iwan menyesalkan tak sedikit nelayan yang belum memahami peranan dugong dalam ekosistem laut. “Dugong ini posisinya sebagai penyeimbang. Seandainya dugong itu punah, maka siklus rantai makanan itu akan terganggu,” jelas Iwan.

Disaat angin utara seperti ini, tak jarang ditemukan dugong yang mati. Pasalnya perubahan iklim diyakini membuat dugong kebingungan dalam menentukan arah. Dugong kesulitan berpindah tempat mencari makan, disaat cuaca sedang tak menentu.

“Dua bulan lewat dijumpai satu dugong mati. Soal dugong ini banyak kami pelajari dari Dugong & Seagrass Conservation Project,” ungkap Iwan. Kalau ada masyarakat atau nelayan yang menemukan dugong yang kesulitan dan mati, bisa menghubungi Dinas Kelautan Perikanan atau Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang.

Bagikan Halaman

Pratinjau Gambar

Pratinjau Gambar

Layanan

Lihat Semua Layanan