Juara I Lomba Menulis Puisi Tingkat Nasional, Ade Putra Harumkan Karantina Pertanian Tanjungpinang

19 Desember 2019, 17:29 1,856 Tayangan
Juara I Lomba Menulis Puisi Tingkat Nasional, Ade Putra Harumkan Karantina Pertanian Tanjungpinang

TANJUNGPINANG - Ade Putra, Mahasiswa tingkat 1 Jurusan Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor berhasil meraih juara 1 cabang lomba menulis puisi pada ajang Lomba Menulis Puisi dan Cerpen 2019 dengan tema "Selembar Daun Pisang" yang diadakan oleh Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia Aishiterumenulis pada 11 Desember 2019. Ade Putra merupakan mahasiswa Tugas Belajar dari Karantina Pertanian Tanjungpinang Kementerian Pertanian dan satu-satunya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diterima menjadi mahasiswa baru tahun ajaran 2019/2020.

Perlombaan yang diikuti Ade kali ini tidak kurang dari 1000 penulis dari berbagai wilayah di Indonesia. Lomba ini diadakan untuk mewadahi para penggemar literasi. “Alhamdulillah, antusiasme peserta sangat luar biasa. Saya tidak menyangka pendaftarannya kurang dari sebulan peserta lomba bisa mencapai sebanyak ini," Ungkap Ade.

Pada kesempatan ini saudara Ade juga mendapatkan penghargaan dimana puisi yang dimenangkan akan dibukukan secara cuma-cuma oleh pihak penyelenggara dan akan di satukan dengan pemenang lainnya menjadi satu buah buku karangan puisi.

Ade mengatakan bahwa dia merasa bangga dapat mengharumkan nama Karantina Pertanian Tanjungpinang dan Polbangtan Bogor, sehingga dia mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada Bapak Kepala Balai Karantina Pertanian Tanjungpinang, drh. Donni Muksidayan, Msi, yang telah memberinya kesempatan menuntut ilmu di Polbangtan, Ibu Endang selaku guru Bahasa Indonesia yang sudah memberikan motivasi kepada anak didiknya untuk menulis.

Ade menceritakan bahwa menulis adalah salah satu hal yang sangat menyenangkan dan merupakan caranya untuk mengekspresikan hati dan fikiran. Seperti kata Imam al-Ghazali “Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis”.

Ade juga termotivasi oleh Stephen King yang berkata “Ketika seorang penulis hanya menunggu, maka sebenarnya ia belum menjadi dirinya sendiri”. 

"Kita tidak harus menunggu datangnya inspirasi itu kita sendirilah yang menciptakannya, untuk menjadi seorang penulis yang dibutuhkan hanyalah kemauan keras untuk menulis dan kemudian mempraktekkannya, orang yang hanya mempunyai kemauan untuk menulis namun tidak pernah melakukannya maka ia sama saja dengan bermimpi untuk memiliki mobil tanpa ada usaha dan kerja keras untuk memilikinya. "Ungkap Ade.

Bagikan Halaman

Pratinjau Gambar

Pratinjau Gambar

Layanan

Lihat Semua Layanan