Tanjungpinang- Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Tanjungpinang mencatat jumlah kasus aktif COVID-19 di ibu kota Kepulauan Riau itu mencapai 140 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam, di Tanjungpinang, Rabu (16/12), mengatakan, saat ini sebanyak 63 orang pasien dirawat di rumah sakit, 15 orang menjalani karantina terpadu dan 62 orang isolasi mandiri.
"Mudah-mudahan warga yang terkonfirmasi COVID-19 tersebut segera sembuh," ujarnya.
Rustam menjelaskan jumlah pasien COVID-19 bertambah 13 orang sehingga total menjadi 1047 orang. Pasien baru tersebut terdiri dari tujuh orang memiliki gejala, sementara enam orang tidak memiliki gejala.
Sementara berdasarkan hasil penelusuran terhadap 13 pasien baru itu, sebanyak sembilan orang tertular setelah kontak erat dengan pasien COVID-19, dan satu orang tertular memiliki riwayat keluar daerah. Sedangkan tiga orang lainnya tertular COVID-19, namun tidak pernah ke luar daerah dan tidak pernah kontak erat dengan pasien COVID-19.
Dari 1047 orang total pasien COVID-19 sejak Mare 2020 sampai sekarang, sebanyak 250 orang di antaranya tidak pernah ke luar daerah dan tidak pernah kontak erat dengan pasien COVID-19. Sementara jumlah pasien yang tertular COVID-19 setelah melakukan perjalanan ke luar daerah sebanyak 139 orang.
Sedangkan pasien yang tertular akibat kontak erat dengan pasien COVID-19 mencapai 658 orang.
Jumlah pasien yang sembuh bertambah 12 orang sehingga menjadi 885 orang.
Sementara total jumlah pasien yang meninggal dunia sebanyak 22 orang.
"Sejak 14 Desember 2020 sampai hari ini jumlah pasien yang meninggal dunia bertambah satu orang setiap hari," tuturnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru. Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tidak tinggal serumah, teman rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa dicegah bersama-sama.
"Protokol kesehatan yang senantiasa harus dilakukan adalah memakai masker, menjaga jarak (tidak bersalaman) dan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin," tuturnya.