TANJUNGPINANG- Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau mencatat jumlah pasien konfirmasi COVID-19 bertambah lima orang sehingga menjadi jumlah kasus aktif menjadi 25 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam, di Tanjungpinang, Senin (21/09), mengatakan, dari lima pasien COVID-19 tersebut, tiga di antaranya tanpa gejala, sedangkan yang bergejala dua orang.
"Empat dari lima orang pasien itu tertular setelah melakukan perjalanan ke luar daerah, sementara satu orang lainnya karena kontak erat dengan pasien COVID-19," ujarnya.
Rustam menjelaskan tujuh dari 25 kasus aktif COVID-19 di Tanjungpinang dirawat di rumah sakit, 15 orang menjalani isolasi mandiri dan tiga orang menjalani karantina mandiri.
"Petugas kesehatan terus melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah kontak erat dengan pasien COVID-19 untuk memutus rantai penularan," tuturnya.
Rustam mengemukakan total jumlah pasien COVID-19 di Tanjungpinang selama pandemi COVID-19 mencapai 287 orang, sebanyak 78 orang memiliki gejala, sedangkan 209 orang tidak memiliki gejala.
Dari 287 total kasus COVID-19 di Tanjungpinang, 197 orang di antaranya tertular setelah melakukan kontak erat dengan pasien konfirmasi COVID-19, sedangkan 75 orang lainnya memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah. Sementara 15 orang lainnya tertular COVID-19, namun tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah dan tidak pernah kontak erat dengan pasien COVID-19.
"Jumlah pasien yang sembuh hari ini sebanyak dua orang sehingga menjadi 255 orang," ucapnya.
Ia mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru. Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tidak tinggal serumah, teman rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama.
"Adapun protokol kesehatan yang senantiasa harus dilakukan adalah memakai masker, menjaga jarak (tidak bersalaman) dan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin," ucapnya.