Pemprov Sampaikan Nota Keuangan APBD Kepri 2020

19 November 2019, 10:13 4,403 Tayangan
Pemprov Sampaikan Nota Keuangan APBD Kepri 2020

Isdianto Hadiri Konferensi World Bank – Asia Competitiveness Institute

SINGAPURA - Plt Gubernur H Isdianto mengatakan Pemprov Kepri sangat fokus dalam mendukung program prioritas Presiden Joko Widodo. Peningkatan daya saing dan inovasi yang berasal dari pembangunan sumber daya manusia, tetap dikedepankan. Demikian pula dengan upaya-upaya mendatangkan investasi ke Kepri, jadi yang utama.

“Kepri sangat mendukung lima program prioritas Presiden. Infrastruktur, pembangunan SDM, penyederhanaan regulasi, penyederhanaan birokrasi dan transformasi ekonomi merupakan program penting untuk Indonesia maju. Program ini akan semakin meningkatkan daya saing. Termasuk daya saing Kepri yang berbatasan dengan banyak negara,” kata Plt Gubernur usai menghadiri Konferensi 2019 World Bank – Asia Comeptitiveness Institute on Urbanization Drive and Quality Adjusted Labour Contributions to GDP, di Lee Kuan Yew School of Public Policy, NUS, Singapura, Senin (18/11).

Pertemuan itu menghadirkan Menteri Riset dan Teknologi Indonesia Bambang Brodjonegoro sebagai pembicara utama. Hadir juga perwakilan Bank Dunia juga sejumlah ahli dari berbagai negara seperti China, India.

Sebelum mengikuti konferensi, Plt Gubernur dan Bambang tampak berbicara intensif. Menurut Plt Gubernur, banyak hal yang mereka bincangnya. Pariwisata, investasi dan mewujudkan SDM unggul menjadi bahan perbincangan.

Tentang SDM unggul, Bambang mengatakan ia sudah mengagendakan kunjungan ke Tanjungpinang. Mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional ini akan berbicara kepada komunitas perguruan tinggi di Kepri.

“Ada bahan yang mungkin didiskusikan bahwa daya saing ke depan bukan karena kelebihan sumber daya alam, tapi bagaimana daya saing itu berasal dari keunggulan SDM,” kata Plt Gubernur.

Tentang kehandalan dari sumber daya alam ini juga berkali-kali disampaikan Plt Gubernur dalam banyak kesempatan. Kata Plt Gubernur, minyak bumi dan gas, granit dan sumber tambang lainnya akan habis. Tapi, Kepri harus terus mencari sumber pendapatan dan devisa.

Karena itu, Plt Gubernur selalu mengatakan bahwa, selain perikanan dan pertanian, pariwisata adalah andalan Kepri. Plt Gubernur pun mengajak pelaku pariwisata untuk terus berinovasi dalam menarik wisatawan datang ke Kepri.

Sementara, Pemprov akan terus menarik dan mendatangkan investor untuk berinvestasi di Kepri. Terlebih di sektor pariwisata. Berbagai kemudahan akan diberikan untuk investor.

Apalagi, kata Plt Gubernur, Presiden Jokowi menekankan dua lagi programnya yaitu penyederhanaan segala bentuk kendala regulasi dan penyederhanaan birokrasi.

Dalam pertemuan dengan Bambang, kata Plt Gubernur, soal pariwisata pun banyak dibincangnya. Kepri harus membuat wisatawan yang datang bisa lebih lama tinggal. Dengan tinggal lebih lama, uang dibelanjakan juga akan banyak.

Program lainnya adalah tentang pembangunan infrastruktur. Plt Gubernur berharap, selain pembangunan dengan APBD, pihaknya juga berharap kucuran APBN. Sebagai daerah kepulauan, dukungan dana yang besar untuk itu sangat perlu.

Di antara yang dilakukan Plt Gubernur adalah mengajak bupati wali kota menjemput anggaran dan kegiatan ke kementerian. Yang belum lama ini dilakukan adalah menemui Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dengan mengajak kabupaten kota di Kepri.

Dalam pemaparan pada konferensi Bank Dunia-ACI tersebut, Bambang juga memaparkan lima program unggulan Presiden Jokowi, yaitu infrastruktur, pembangunan SDM, penyederhanaan regulasi, penyederhanaan birokrasi dan transformasi ekonomi.

Bambang menyampaikan, bahwa pariwisata  merupakan industri yang sangat menjanjikan. Industri ini sedang tumbuh di Indonesia.

“Untuk mendatangkan turis dari manca negara, kita harus membangun infrastruktur yang baik,” kata Bambang.

Bagikan Halaman

Pratinjau Gambar

Pratinjau Gambar

Layanan

Lihat Semua Layanan