Pertumbuhan Ekonomi Kepri Alami Kontraksi Minus 3,80 Persen

08 Februari 2021, 08:34 4,735 Tayangan
Pertumbuhan Ekonomi Kepri Alami Kontraksi Minus 3,80 Persen

TANJUNGPINANG- Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Kepri mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri pada awal tahun 2020 ini secara kumulatif mengalami kontraksi sebesar minus (-) 3,80 persen.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik BPS Provinsi Kepri Agus Sudibyo di Tanjungpinang, Jum'at (5/2).

"Ekonomi Kepulauan Riau tahun 2020 secara kumulatif (c-to-c) mengalami kontraksi sebesar -3,80 persen, setelah pada tahun 2019 mampu tumbuh sebesar 4,84 persen," ujar Agus pada realease berita statistik.

Agus mengatakan pada pertumbuhan ekonomi Kepri triwulan IV-2020 juga mengalami kontraksi sebesar -4,46 persen.

"Sementara dari sisi produksi kontraksi ekonomi terutama disebabkan oleh kategori Konstruksi dengan andil kontraksi sebesar -1,80 persen," tegas Agus. 

Sedangkn dilihat dari sisi Pengeluaran, komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto memberikan andil kontraksi terbesar yaitu -4,07 persen.

Agus menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau triwulan IV-2020 dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (q-to-q) tumbuh sebesar 4,53 persen. 

"Dari sisi produksi, kategori yang memberikan andil pertumbuhan terbesar adalah kategori Kontruksi dengan andil 1,35 persen dan kategori Industri Pengolahan sebesar 1,31 persen" jelas Agus. 

Dan dari sisi pengeluaran, yang mempunyai andil terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi adalah Konsumsi Pemerintah sebesar 1,08 persen.

Dalam lingkup regional, PDRB Provinsi Kepri triwulan IV-2020 memberikan kontribusi sebesar 7,67 persen terhadap PDRB Pulau Sumatera.

Bagikan Halaman

Pratinjau Gambar

Pratinjau Gambar

Layanan

Lihat Semua Layanan