TANJUNGPINANG - Tak lama lagi para keluarga pasien tak perlu bingung lagi menemani pasien, yang sedang rawat inap di RSUP Raja Ahmad Tabib (RAT) Provinsi Kepri. Pasalnya Rumah Singgah untuk kerabat pasien, sudah hampir rampung.
Bangunan itu terletak di samping bangunan utama RSUP RAT. Tak jauh dari masjid. Tampak bangunan sudah berdiri tegak, walaupun belum rampung sepenuhnya. Pembangunan Rumah Singgah itu adalah pesan dari Mantan Gubernur Kepri, HM. Sani
“Itu pesan dari Almarhum Pak Sani dulu. Sejak saya pejabat disitu. Beliau minta, tolong lah jangan sampai itu tidak dibangun. Beliau kan sangat peka dengan yang begitu,” ujar dr. Muchtar Lutfi Munawar, Sp.P, Direktur RSUP Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepri, Senin (16/12).
Saat ini kerabat pasien kerap menginap di lorong-lorong RSUP RAT, saat menjaga pasien. Pemandangan itu khususnya marak di Lantai 3. “Lihat di lantai 3 itu banyak yang duduk. Padahal tidak boleh duduk-duduk keluarga. Yang menjaga pasien hanya boleh satu orang, pakai ID. Cuma kadang2 kita maklum saja,” tambah Muchtar.
“Kalau kayak gitu macam mana pulak, dia saudaranya operasi dia duduk lah disitu. Yang jauh-jauh belum tentu ada saudaranya disini. Jadi menunggulah disitu,” tambah Muchtar. Rumah Singgah itu akan terdiri dari 20 hingga 30 kamar.
Muchtar berharap tariff menginapnya dapat ditekan serendah mungkin, untuk membantu pasien yang datang dari pulau-pulau. “Saya sudah bicarakan dengan Pak Sekda. Bayar, tapi serendah mungkin. Karena nggak boleh bayar, karena dana dari pemerintah. Harus ada harga tertentu,” jelas Muchtar.
Ia bahagia akhirnya amanah Almarhum HM Sani akan segera terwujud.” Jadi itu amanah Pak Sani yang sudah kita laksanakan,” sebut Muchtar.