Tanjungpinang-Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat sebanyak 29 orang pasien sembuh dari COVID-19 sehingga total pasien yang sembuh sejak Maret 2020 sampai sekarang mencapai 7024 orang atau 87,89 persen.
Sekda Kepri Tengku Said Arif Fadillah, di Tanjungpinang, Rabu (27/01), merincikan jumlah pasien yang sembuh di Batam mencapai 17 orang, Tanjungpinang 12 orang.
Sementara total pasien yang sembuh sejak pandemi COVID-19 sampai sekarang di Batam mencapai 4865 orang, Tanjungpinang 1148 orang, Bintan 463 orang, Karimun 338 orang, Lingga 34 orang, Natuna 81 orang, dan Kepulauan Anambas 95 orang.
"Jumlah kasus aktif COVID-19 mencapai 769 orang," ucapnya, yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri.
Ia menjelaskan kasus aktif COVID-19 di Kepri tersebar di Batam sebanyak 622 orang, Tanjungpinang 60 orang, Bintan 36 orang, Karimun 38 orang, Lingga tiga orang, Natuna tujuh orang dan Anambas tiga orang.
"Hari ini ada penambahan 22 orang pasien baru, terdiri dari 17 orang di Kota Batam, satu orang di Bintan, satu orang di Natuna dan tiga orang di Kabupaten Anambas," ujarnya.
Total jumlah pasien positif COVID-19 di Kepri sejak Maret 2020 sampai sekarang 7992 orang, tersebar di Batam mencapai 5631 orang, Tanjungpinang 1232 orang, Bintan 510 orang, Karimun 392 orang, Lingga 39 orang, Natuna 89 orang, dan Anambas sebanyak 99 orang.
Sementara jumlah pasien yang meninggal dunia akibat dipicu COVID-19 mencapai 199 orang, bertambah satu orang hari ini di Batam. Pasien yang meninggal dunia terdiri dari Batam 144 orang, Tanjungpinang 24 orang, Bintan 11 orang, Karimun 16 orang, Lingga dua orang, Natuna satu orang, dan Anambas satu orang.
Ia mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru. Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tidak tinggal serumah, teman rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa dicegah bersama-sama.
"Protokol kesehatan yang senantiasa harus dilakukan adalah memakai masker, menjaga jarak (tidak bersalaman) dan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin," imbaunya.